Grounding pohon tin di pinggir sungai

Alhamdulillah pagi ini ditengah wabah corona yang melanda di daerah tempat kami tinggal, masih diberikan nikmat sehat, nikmat berkumpul bersama keluarga melakukan aktivitas jalan pagi bersama. Sambil menyusuri pinggir sungai biasanya kami melakukan dialog iman mengenai surga, karena disebutkan di Al Quran, di surga ada sungai yang mengalir, nah seharusnya kita yang tinggal di Indonesia lebih bersyukur dibanding orang Arab, karena ketika mentaddaburi ayat tersebut kita dapat melihat langsung bagaimana indahnya melihat sungai mengalir, tanaman disekitarnya tumbuh subur.

Ini pun menandakan bahwa Al Quran diturunkan bukan untuk orang Arab, tapi seluruh manusia, kemudian ketika berjalan kami selalu menyempatkan menengok tanaman tin jenis brown turkey yang sempat kami tanam desember kemarin, lokasi tanamnya di area public, jadi mesti ikhlas menanam disini, ditambah lagi Januari kemarin pohon ini sempat tenggelam bahkan tertimpa balok kayu. Pasca banjir saya melihat kondisinya tragis, daun kering ketimpa pula, udah pasrah aja, sambil disikat batangnya, tanahnya dibuat gembur kembali, kemudian saya tinggal. Eh singkat cerita tiba-tiba pinggirannya ada gundukan bata, daun baru sprout, saya pun penasaran, kok ada yang merawat pohon ini.

Ketika saya menanyakan kepada mertua saya (lebih dekat dengan lokasi penanaman) ada orang tua namanya Pak Min yang memang hobinya menggarap lahan di pinggir sungai, daripada mubazir beliau menanam ubi, jahe, pisang, dll. Kemudian saya pun tanpa sengaja bertemu Pak Min, kemudian saya tanyakan bapak tau ini pohon apa? beliau tidak tau ternyata, dikira pohon jarak, yang beliau tahu posisinya ada di sebelah pohon cabai (yang di tanam anak saya) jadi beliau beranggapan pohon ini memang sengaja di tanam seperti pohon disebelahnya.

Cara Allah memang beragam untuk mengatur hidup makhluknya, begitupun dengan pohon tin brown turkey ini. Alhamdulillah saat ini jika berjalan pagi, ada hiburan tambahan yaitu menengok pohon tin, sekaligus memfoto dan mempostingnya di instagram, seru ternyata melihat progress pertumbuhan pohon ini tiap pekannya. Harapannya pohon ini dapat segera berbakti/ berbuah lebat dan warga sini jadi ikut merasakan khasiatnya serta mengetahui bahwa ini pohon yang dijadikan nama surat di Al Quran, ternyata dapat tumbuh subur di pinggir sungai.

Dengan melihat pohon tin ini seharusnya dapat lebih dekat dengan Allah, karena ini salah satu pohon surga, seperti yang disebutkan di beberapa kitab suci. Melihatnya saja pun mengingatkan akan surga dan tentu menjadi pengingat kita apa saja aktivitas yang kita lakukan yang menjauhkan dari surga, tinggalkan, putar arah, hijrah now. #tunjukidungsendiri

salam pohon surgawi

C.TE

Back to Top
× Hai, butuh bantuan?